Kamis, 15 November 2012

gelinjang sontokan ular sendok berbisa mantap: ore, kami simak dentuman bertalu-talu dalam hamparan yang ndremimil bikin girang fajarku maknyus lah jng :)

oh, bukannya fajar kusongsong dengan gelora rindu semerbak kawan? dalam ruang terhampar, rag yang sirna dalam bertebaran kantuk yang menawan, teriip akan mantra(?), aku tertawan dalam hunusannya. lisan-lisan berjejalan,  kusimak dalam-dealam, asling bertalui-talu seakan hatiku bersendu-sendu, lisanmu ndremimil, sigapkan dan singkapkan fajarku akan luka uktubar. muakku dalam nurani kalbu, uktubar u tengik walaupun tak menyulut kian rana bola mata totalku inra. tak semua kami selimuti akan mendung dusta-duka uktubar u malang merana. berkeluh kepada kaum binatang, menjelma jadi tengik lawas? lawan? bangkai makna lisan meraja keluh merona sirna dan bacin amis akan nestapa yang kami hulurkan kepada lisan pendengaran bijak yang merasa lelah akan aromanya? kami mendendam dan tersadar akan gurita-buritan laut nestapa. kami berjejal girang melawan, berdiri menerjang arah kawula sentris ilusi nyata menggapai angan baik balik akan reputasi silinder linier siptambir ciamik. yo'i, kami bergirang akan baginda siptambir akan kerayaan kerajaan menjalar dalam dongeng yang kami kenang atas kuasa girang merona, tabhiat akan paras supersonik dan futuristik, dendangkan semangat ciamik dalam romansa kelenjar geosentrikal. ikal menggalang kami kepalang, kami terjungkal dalam kawah raga. demi tuhan dongengku berjejal dan bermocrat-macrit dalam pelaga. sehari terasa mengganas waktu terulur dinamis tak terukur tak tidur, hariku panjang, hariku nesttapa namun bag\hagia. menggalang dongeng takkan sempura. kami haturkan rasa rindku akan raga ku raga mei yang kutawan, kusimak tiap jengkal mantra bertalu dalam hamparan ruang mengilu yang ku menggapai langkah merajut menjerumuskan dalam keluh bangsa(*) kusesal kujelang namun biadap, semesterku murka tapi siapa merana? ini bukan menggerus akan akhir, karena binatang besar tak menajamkan makna akan proses alamiah kami sebagai berudu goblok menggorokmu akan serdadu katak jorok biada-p. akan kami jelang futuristik ciamik dengan jurus paling mutachir muda? santap saja kami, angka menjalar 16 berjengkol dalam nufambir tahun ini, sikaat saja lah jeng

0 comments:

 
 
Copyright © anatomy pria merah jambu
Blogger Theme by BloggerThemes Design by Diovo.com