(illustrasi terlampir : tekan disini)
kakekku pernah berdongeng : di tahun 50 an dimana masa itu (manusia mencintai sarden layaknya hamburger) di pernah mendapati suatu venomena absolut yang hanya terjadi 198,3 tahun sekali.yaitu disebut "orang-orang adalah binatang-binatang dan binatang-binatang adalah orang-orang".
ketika itu kakekku terbangun dari tidurnya dan mulai terjaga dalam gelap,namun seketika dia mendapati dirinya menjadi seekor burung namun wujudnya masih manusia.dan di mulutnya terdapat paruh pasangan dan di kepalanya ada baling-baling bambu.dan ketika dia berteriak minta tolong kepada seluruh warga , dia hanya mengeluarkan suara siulan.dia semakin panik ketika dia merasakan angin pagi sangat dingin,karena dia tidak menggunakan selembar sandang.
hari itu masih fajar dan gelap , dia ingin sekali melaksanakan sholat subuh ,tapi dengan keadaan seperti itu , dia harus melakukan apa adanya.sesampainya di masjid dia sholat munfarid karena sangat sepi keadaan itu.
------------------------------------------------------------------------------------------------
hari beranjak siang (bangsa burung tahu kjetika itu sedang pukul 09.00 karena allah telah memberi burung kelebihan yaitu bisa tahu jam tanpa melihat jam)dan dia masih bingung.hari semakin aneh , ternyata tidak hanya kakekku yang berubah wujud menjadi burung , melainkan sebuah keanehan hakiki yang sumpah aneh sekali. yaitu semua manusia menjadibinatang dan binatang menjadi manusia.dia melihat sekeliling.dia menemui sorang manusia terbang tanpa sehelai sandang dengan menggunakan baling-baling bambu dan dia berkata "cuit,cuit,cit,cit" ,namun secara sangat tidak logis kakekku bisa memahami bahasa burung itu yang berbunyi "monggo pak" .dankakke berusaha mengatakan dengan bahasa manusia "njih" namun malah yang keluar dari mulutnya "cuit ,cit".
------------------------------------------------------------------------------------------------
hari itu siang berangin yang cerah (kira-kira jam 13.oo lah) , kakekku mulai menikmati provesinya sebangai burung , walaupun agak kanibal.Betapa tidak karena ketika dia lapar , nalurinya menyuruh dia makan.dan dengan menggunakan baling baling bambu dia terbang menukik ke darat dan mendapati seekor cacing yang megap-megap tidak tahu kenapa . namun karena kakekeu lapar dia menyantap cacing yang wujudnya manusia itu (loh?memang .karena ketika itu semua mahluk manusia menjelma menjadi binatang).dan dia kembali terbang ke ranting pohon.
karena ketika itu kakkeku masih menjadi burung dia ingin jalan-jalan dan shopping.akan tetapi dari jaman belanda dulu tidak adasatupun burung yang jalan-jalan dan shopping , maka kakekku terbang-terbang menuju ke suatu trempat favorit burung, yaitu kekahyangan sekedar untuk curhat kepada kaum dewa tentang masalah yang terjadi di bum...
Kamis, 13 Januari 2011
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 comments:
Posting Komentar