Sabtu, 18 Desember 2010
Surrender
Terkepung letih peluh ini.menyalah tingkahi badanku hingga gemetaran.hanya beberapa embun darah menguap menjadi rasa was-was ^ yang menyentakku menuju ruang hampa.peluhku menggenangi ruang itu.hitam - basah - kosong - menguasa .sejenak kupejamkan mata.mengindra.namun ku tetap disitu - mati .
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 comments:
Posting Komentar