gan paBayi itu menjungkalkan mentalku.merenggut ibaku dan dalam tatapan kosongnya.sebuah ayunan tangan manjanya tiba tiba membanting langkahku.dan air matanya mencelaku : hey,lihat aku.dengan payahnya aku berusaha membuang muka.namun dia tetap bertengger menggebuk pejaman mataku.
"hey enngkau menyiksaku,aku tak berani melihatmu"kataku.
lalu darah yang memuncrat dari pelipisnya menamparku.
"tidak,aku seorang penakut! Pergilah"
lalu dia menjauh dan terjungkal dalam masa itu.menyusuri lorong gelap jiwaku yang tidak peduli.
Kamis, 11 November 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 comments:
Posting Komentar